Baca Juga
Ini
Dia 9 Hal yang Bisa Dilakukan Anak Rantau yang Belum Pulang Menjelang Ramadan
Jauh dari keluarga dan
teman-teman adalah hal yang harus dialami oleh kamu yang merupakan anak
perantauan. Tidak hanya itu, kamu harus menyesuaikan diri hidup di tempat baru
seorang diri. Kedengaran berat? Emang iya!
Itu sebabnya nggak jarang kamu
harus mengalami yang namanya homesick tanpa
permisi. Kondisi kangen berat sama rumah dan hal-hal yang mengingatkan kamu
pada rumah tapi nggak bisa ngapa-ngapain karena ada tanggung jawab yang nggak
bisa ditinggalkan. Sounds familiar?
Yes, we are with you, Rantau-ers!
Yups,
sebelum ramadhan, penting untuk mempersiapkan segala sesuatunya terutama untuk
mereka yang jauh dari keluarga. Bukan hanya persiapan yang bersifat kasat mata
saja, gaes. Jauh lebih
penting mempersiapkan mental kita dan meluruhkan ego yang bersemayam. Buat
kamu yang sering atau malah sedang mengalaminya, beberapa tips anti galau
karena homesick, terutama di bulan puasa. Bertahan, ya!
1. Bikin makanan untuk berbuka puasa yang
mengingatkan kamu pada rumahmu untuk mengobati rasa kangen
Sebagai anak rantau yang jarang
pulang, pasti akan merasa kangen dengan masakan ibu di rumah. Memang ada
beberapa tempat makan yang menjual masakan rumahan, tapi tetap saja cita
rasa yang dihasilkan akan berbeda. Walaupun sederhana, tapi makanan rumah
rasanya paling juara dan penuh cinta.Mungkin, saat perut kamu
merasa bahagia, perlahan kangen itu juga terobati.
2. Telepon aja!
Suara yang sudah sangat
dinanti-nantikan. Tidak masalah lah kalau hanya melalui telepon yang penting
bisa berbicara dengan kedua orang tua. Yah, pekerjaan sudah sangat menumpuk,
sudah tidak mungkin lagi untuk pulang ke kampung halaman. Mungkin anak-anak perantauan
hanya bisa bercengkrama lewat telepon, tapi begitu pun sudah sangat bagahia
saat masih bisa mendengar suara dari dua malaikat tak bersayap itu. Berbicara
dengan mereka yang kamu rindukan bakal membuat kamu semangat lagi. Beneran deh!
3. Video call sama keluarga pas sahur
Kalau dengan mendengar suara
saja tidak cukup, teknologi mengizinkan kamu buat teleponan sambil melihat
wajah orang yang ada nun jauh di sana. Biasanya, kalau pas masih subuh kan
kuota internet bonusnya ada banyak plus kecepatannya lebih asyik! :P
4. Menghabiskan waktu ngabuburit bersama
teman-teman sesama anak rantau
Apalagi kalau mereka kebetulan
berasal dari daerah yang sama. Kamu bisa bercakap-cakap dengan bahasa daerah
kamu dan saling berbagi cerita tentang rumah. Seru, ‘kan?
5. Nyanyi keras-keras, lagu yang
mengingatkan kamu pada rumahmu
Ssst, pastikan dulu nggak ada
orang di tempat kamu tinggal, ya!
6. Minta dikirimkan sesuatu dari rumah
Boneka, buku bahkan masakan Ibu
yang bisa tahan setidaknya seminggu, semua bisa mengobati kerinduan akan
kampung halaman.
7. Tidur, melupakan segalanya
Konon katanya, kalau lagi sedih,
tidur bisa jadi obat yang mujarab, apalagi kalau kamu kangen sampai sedih dan
nangis. Huhuhu…
8. Melakukan kegiatan yang merupakan
hobi kamu dan bisa menjadi pengalih perhatian
Menulis, nonton film,
jalan-jalan, ikutan klub Taekwondo, sampai isengin teman semua bisa kamu
lakukan untuk mengabaikan rasa rindu (dan rasa lapar) yang memanggil-manggil
dari dalam hatimu.
9. Menandai kalender dan merencanakan
hal-hal seru yang bakal kamu lakukan saat kamu pulang nantinya
Ini nih yang paling ampuh! Daripada
sekedar mengabaikan perasaan kangen pada rumah, hadapi rasa kangen itu dan
lakukan sesuatu yang membuatmu lebih semangat dan ada kaitannya dengan rumah.
Tandai hari-hari yang sudah kamu lalui tanpa melihat rumahmu, dan bayangkan
berbagai hal yang dapat kamu lakukan saat tiba saatnya kamu untuk kembali
pulang dan tentunya bersilaturahmi bersama keluarga dan teman-teman lama.
Semangat gaes, kamu yang menghabiskan masa puasa di perantauan! ^_^
Ini Dia 9 Hal yang Bisa Dilakukan Anak Rantau yang Belum Pulang Menjelang Ramadan
4/
5
Oleh
Unknown






