Baca Juga
HEBOH! Takut Dosa Riba, Dokter Ini Tolak Pasien
Berasuransi Jenis Ini
Kehebohan
kembali terjadi di media sosial. Seorang dokter yang tercantum bernama dr Kiki
MK Samsi SpA(K) M. Kes mengumumkan dirinya menolak pasien dengan asuransi
karena riba.
Dalam
pengumuman itu, sang dokter mengatakan dirinya akan melayani tiap pasien tanpa
terkecali. Ia akan memberi keterangan reimburs atau asuransi perusahaan yang
tidak menarik premi.
Namun,
dia mengumumkan, "Untuk asuransi ribawi, terhitung sejak 1 Mei 2017,
setelah pengobatan ananda, saya tidak bisa mengisi keterangan medis."
Asuransi
ribawi dalam definisi Kiki adalah asuransi perseorangan maupun perusahaan yang
menarik premi tiap jangka waktu tertentu.
"Kebijakan
ini saya lakukan dalam upaya menghindari diri dari dosa riba," demikian
sang dokter mengumumkan kebijakannya.
Pakar
etika kedokteran dari Universitas Atma Jaya Jakarta, Sintak Gunawan,
mengatakan, kasus dr Kiki mencerminkan abu-abu dunia kedokteran.
"Menurut
pendapat saya pribadi, dokter berhak saja menolak pasien karena kepercayaannya.
Asal itu sudah diberitahukan sejak awal," katanya.
Sintak
menuturkan, kondisi itu mirip dengan dokter yang menolak melakukan aborsi
walaupun negara tempat dia berkarir menyetujui aborsi. Meski demikian,
penerapan kepercayaan dokter hanya berlaku dalam kondisi tidak darurat.
Bila
berada dalam situasi yang tak ada pilihan, dokter harus menolong pasien, siapa
pun itu.
"Itu
karena setiap dokter sudah disumpah untuk menyelamatkan pasien. Setiap dokter
wajib merawat pasien paling tidak sampai melewati masa kedaruratannya,"
jelas Sintak.
Satu
hal lain yang perlu diperhatikan, menurut Sintak, penolakan harus dilandasi
faktor kepercayaan. Jadi,dokter tidak mempolitisi alasan penolakannya. Misalnya,
sengaja menolak pasien dengan BPJS.
Sintak
menambahkan, tiap rumah sakit pun memiliki hak untuk merekrut dokter sesuai
nilai-nilainya dan menghargai kepercayaan dokter.
"Jika
ada dokter yang menolak pasien berasuransi, rumah sakit bisa mempertimbangkan
dokter itu. Jika tetap mengijinkan dokter berpraktik, rumah sakit harus merujuk
pasien berasuransi ke dokter lain," katanya.
Sumber:
tribunjateng
HEBOH! Takut Dosa Riba, Dokter Ini Tolak Pasien Berasuransi Jenis Ini
4/
5
Oleh
Unknown

