Baca Juga
Astaga!! Kakek Ini Jadi Pemulung Setelah Diusir
Anaknya,Tak Disangka Nasibnya Berubah Setelah Bertemu
Ada seorang kakek, sebut saja namanya kakek Sato (Samaran),
usianya hampir 60 tahun.
Setiap pagi, kakek Sato yang
irit ini hanya makan seadanya, setelah itu ia pergi sambil membawa kantong
kesayangannya.
Mau kemanakah kakek Sato ini?
Sebenarnya ia mau memulung, kakek Sato memiliki seorang anak
laki-laki, tapi lebih baik tidak punya anak seperti ini! Saat mudanya kakek
Sato dan isteri dengan susah payah membesarkannya.
Tapi tak disangka, putranya ini menjadi preman menganggur
yang hanya menyusahkan orangtuanya. Selalu minta uang sama orang tuanya saat
tidak ada uang, dan karena itulah, Siti, isterinya Sato jatuh sakit dan
meninggal.
Itu karena saking jengkelnya oleh tingkah putra mereka yang
tidak berbakti itu. Belakangan, putranya yang durhaka ini pun mengusir ayah
kandungnya sendiri yakni kakek Sato ini karena sudah tua, dan lemah.
Setelah diusir oleh putranya sendiri, kakek Sato pun tak
berdaya dan berusaha mencari pekerjaan. Namun tidak ada yang bersedia
menerimanya karena usianya yang sudah tua.
Karena tekanan hidup, kakek Sato terpaksa memulung untuk
sekadar menyambung hidup sehari-hari!
Suatu hari, ketika kakek Sato sedang mengumpulkan botol bekas
di luar sebuah taman kota. Sayup-sayup ia mendengar suara tangis seorang bocah.
Ia melihat seorang wanita menggendong seorang bocah yang terus menangis dalam
gendongannya.
Usia bocah yang dilihatnya itu sekitar 4 atau 5 tahun, ia
terlihat memberontak. Tangisan anak itu menarik perhatian para pejalan kaki
yang lewat. Wanita ini tampak terlihat cukup sabar, ia berusaha tersenyum
sambil menjelaskan pada pejalan kaki yang memandang ke arahnya.
“Anak saya memang nakal, sampai-sampai saya tak berdaya
mengatasinya, barusan keluarga di rumah menyuruh kami cepat pulang, tapi anak
ini sepertinya belum mau pulang!” katanya.
Kakek Sato merasa agak janggal, mana mungkin seorang anak
akan terus menangis tiada henti kalau tidak ada sesuatu. Apalagi anak itu
tampak terus meronta berusaha lepas dari gendongan wanita itu.
“Jangan-jangan wanita itu adalah pelaku trafficker
(perdagangan manusia),” pikir Sato.
Kakek Sato terkejut seketika
oleh bayangannya ini, kemudian ia menjatuhkan kantongnya, menghapiri wanita
itu, dan berkata dengan halus.
“Nona, coba turunkan anak itu dari gendonganmu, saya saja tak
tega melihatnya terus menangis kencang seperti itu!” katanya.
“Anak ini memang begitu, nanti
juga akan diam sendiri,” kata wanita itu menjelaskan.
Kemudian bergegas pergi sambil menggendong si bocah, tapi
kakek Sato tiba-tiba berteriak, “Tangkap wanita ini, dia oknum penjual
anak-anak!”
Dan tak disangka, wanita itu segera lari mendengar teriakan
kakek Sato. Untungnya, wanita itu berhasil ditahan oleh seorang pria muda, dan
massa yang kebetulan lewat di jalan itu pun membekuk pria temannya si wanita,
kemudian mereka menghubungi kantor polisi.
Pria muda yang menghadang wanita itu kemudian mengambil alih
si bocah dari tangannya. Ia bersama dengan kakek Sato serta bantuan pengurus
taman, menemukan ibu kandung si bocah!!
Ibu muda anak itu berusia sekitar 25 tahun, ia tampak panik
dan gelisah!
Air matanya seketika berlinang ketika melihat anaknya,
kemudian mama muda itu mengambil 50 ribu yuan atau sekitar 98 juta rupiah untuk
kakek Sato dan pria muda itu.
“Terimalah uang ini, anggap saja sebagai tanda ucapan terima
kasih!” katanya sambil tersenyum karena berkat mereka, anaknya berhasil
diselamatkan dari pelaku perdagangan anak-anak itu. Setelah peristiwa itu, pria
muda yang sempat melihat kakek Sato membawa sekantong botol bekas lalu bertanya
padanya.
Pria muda itu mengetahui nasib yang dialami kakek Sato, pria
muda itu pun merasa iba, lalu membawa kakek Sato ke rumahnya, dan meminta kakek
Sato menjadi sopir pribadinya. Pria muda itu menerima kakek Sato tinggal di
rumanya.
Jauh lebih baik menjadi sopir daripada pemulung!
Sejak itu, hidup kakek Sato
pun berubah jauh lebih baik dan terurus. Selain itu, pria muda yang baik hati
itu juga sangat perhatian pada kakek Sato, dan ia memperlakukannya seperti ayah
kandungnya sendiri.
Sementara itu, tentang anaknya yang durhaka, kakek Sato juga
tidak tahu bagaimana keadaannya sekarang. Sejak diusir, ia tak pernah pulang
lagi sampai menemui peristiwa di atas dan pria muda yang telah menolongnya dari
himpitan kehidupan.
Sumber:
Tribunsumsel
Astaga!! Kakek Ini Jadi Pemulung Setelah Diusir Anaknya,Tak Disangka Nasibnya Berubah Setelah Bertemu
4/
5
Oleh
Unknown
